resensi novel amelia by: syakila sita

resensi novel amelia

 A. IDENTITAS BUKU
      
       
  1. Judul Buku : Amelia-Serial Anak-Anak Mamak
  2. Pengarang : Tere Liye
  3. Tahun Terbit : 2013
  4. Penerbit : Republika
  5. Jumlah Halaman : 398 halaman
  6. ISBN : 978-602-8997-73-7
  7. Harga : Rp 60.000
B.PENDAHULUAN
  DESKRIPSI ISI NOVEL
    



Oleh: Maharani Putri Adi 

  


a. Judul Resensi
Resensi Novel Amelia-Serial Anak-Anak Mamak
b. Identitas Buku
  1. Judul Buku : Amelia-Serial Anak-Anak Mamak
  2. Pengarang : Tere Liye
  3. Tahun Terbit : 2013
  4. Penerbit : Republika
  5. Jumlah Halaman : 398 halaman
  6. ISBN : 978-602-8997-73-7
  7. Harga : Rp 60.000,-
B.PENDAHULUAN
Biografi Pengarang
Siapa sebenarnya Tere Liye sang novelis itu? Banyak yang mengira Tere Liye itu adalah seorang perempuan. Tere Liye bukanlah seorang perempuan, tetapi seorang laki-laki yang tenar dengan nama Darwis Tere Liye. Nama “Tere Liye” merupakan nama pena seorang penulis berbakat tanah air. Tere Liye lahir di dan tumbuh dewasa di pedalaman Sumatera pada 21 Mei 1979. Berikut riwayat pendidikannya. Sekolah dasar ditempuh di SD Negeri 2 Kikim Timur Sumatera Selatan, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 2 Kikim Timur Sumatera Selatan. Setelah lulus SMP kemudian melanjutkan ke SMU Negeri 9 Bandar Lampung. Lalu meneruskan ke Universitas Indonesia fakultas Ekonomi. Tere Liye menikah dengan Ny. Riski Amelia dan dikaruniai seorang putra bernama Abdullah Pasai.
TUJUAN PENULIS
Saat ini Tere Liye telah menghasilkan sekitar 16 buah novel. Karya-karyanya antara lain: Kisah Sang Penandai: Ayahku (Bukan) Pembohong, Eliana: Serial Anak-Anak Mamak, Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin, Pukat: Serial Anak-Anak Mamak, Burlian: Serial Anak-Anak Mamak, Hafalan Shalat Delisa, Moga Bunda Disayang Allah, Bidadari-Bidadari Surga, Rembulan Tenggelam di Wajahmu, Senja Bersama Rosie, Mimpi-Mimpi Si Patah Hati, Cintaku Antara Jakarta & Kualalumpur, The Gogons Series 1, Berjuta Rasanya, Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah
MANFAAT NOVEL
Novel “Amelia” adalah serangakain dari Serial Anak-Anak Mamak. Ketiga buku yang lain berjudul “Eliana”, “Pukat”, Burlian”. Biasanya jika ada empat buku dengan serial yang sama biasa disebut dengan tetralogy. Namun tidak dengan novel “Amelia” dan ketiga novel lainnya. Kenapa? Karena Novel “Amelia” tidak berlanjut ke novel “Eliana” atau sebaliknya. Novel “Amelia” memiliki jalan cerita sendiri dan punya cerita sendiri walaupun tokohnya dalam novel kebanyakan sama. Keunikan lain adalah Amelia anak keempat dari tiga saudaranya tetapi novel “Amelia” yang pertama terbit. Juga Tere Liye mengisahkan tidak selamanya anak bungsu itu berperilaku cengeng, manja, dan tidak bisa diatur. Namun sebaliknya Tere Liye mengisahkan sosok Amelia sebagai anak yang kuat.
SASARAN PEMBACA
Secara keseluruhan, novel “Amelia” karya Tere Liye ini bisa dinikmati oleh siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Novel ini memiliki pesan yang penting bagi bagi para pembacanya. Bagi anak-anak, novel ini mengajarkan pentingnya mengenyam pendidikan, sikap pantang penyerah, mengajarkan kepada anak apa saja tugas nya ketika berada di rumah, tidak pilih-pilih teman dan menurut apa yang dikatakan oleh orang tua. Bagi orang dewasa, novel ini mengajarkan cara mendidik anak yang tepat, jika ada suatu masalah orang tua menjadi penengah yang dari hati menasehati anak-anaknya. Tidak lupa tokoh seorang guru yang menjadi satu-satunya guru dari kelas 1 hingga 6. Dengan segala metodenya ia sanggup melakukannya dan bahkan pantang menyerah mengajak anak-anak kampung untuk belajar karena pentingnya akan pendidikan.
 TEMA CERITA
Tema yang dapat diambil adalah novel tersebut bertemakan tentang keharmonisan dan kesederhanaan kehidupan kaluarga.
SINOPSIS NOVEL
Kenalkan, namaku Amelia. Disekolah, di tempat belajar mengaji Nek Kiba, di sungai, di balai kampong, teman-teman bermain, dan bahkan semua orang memanggilku Amel. Aku dan keluargaku tinggal di perkampungan yang indah. Persis di Lembah Bukit Barisan. Dilingkari oleh hutan lebat di bagian atasnya. Saat ini aku duduk dibangku sekolah dasar kelas 3. Aku anak bungsu dari empat bersaudara. Kakak tertuaku bernama Eliana, Eliana si pemberani. Kakak nomor duaku bernama Pukat, Pukat si jenius. Terakhir, kakak nomor tigaku bernama Burlian, Burlian si anak spesial.
Penggalan paragraf diatas mungkin menjadi perkenalan singkat tentang tokoh utama dalam novel yang berjudul sesuai nama tokoh utamanya yaitu Amelia. Novel Amelia menceritakan tentang kehidupan keluarga Syahdan di kampung di pedalaman Sumatera, dari sudut pandang bocah kecil bernama Amelia. 
KELEBIHAN
  1. Mengajarkan pada para pembaca bahwa segala sesuatu harus dilakukan dengan kerja keras dan perlu disertai dengan doa.
KELEMAHAN
Kadang ditemukan tokoh yang tidak dijelaskan bagaimana ceritanya dan hanya di tuliskan *lihat dinovel Pukat, jadi pembaca harus membeli ketiga buku lainnya.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi Novel House Of Lavender By: Shafa Istighfari Az-zahra

Resensi Novel Silam (Rafika Baby Maylanny)