Resensi Novel Surga Kecil di Atas Awan by: Dwi Yulianti N.A

Resensi Novel Surga Kecil di Atas Awan.
                                
 By: Dwi Yulianti Nuraeni
                                          
A.Identitas Novel
    -Judul buku   : Surga Kecil di Atas Awan
    -Penulis         : Kirana kejora
    -Penerbit       : euthenia
    -Genre           : Inspiratif
    -Tahun terbit: Jakarta,2015
    -Tebal buku  : 178 Halaman
    -Harga buku : Rp.35.000,00
    -ISBN             : 978-602-1010-45-7
                                                         
B. Pendahuluan                           
1.Deskripsi Isi Novel :
Novel ini menceritakan tentang anak  kecil yang mengejar cita-cita dengan cara selalu tidak mengeluh dan tangguh dan mendengarkan nasihat orang tua.
2.Tujuan penulis :
Ingin memotivasi banyak orang dari novel yang dia buat. Novel ini memotivasi banyak orang untuk tangguh dan tidak pernah mengeluh untuk mengejar cita cita, memiliki cita cita untuk membahagiakan orang tua.
3.Manfaat Novel :
Novel Kirana kejora ini bermanfaat untuk anak-anak remaja karena dalam novel ini mengajarkan untuk semangat belajar, pantang menyarah, tidak putus asa dan tangguh.
4.Sasaran Pembaca :
Novel ini ditunjukan kepada anak muda zaman sekarang karena untuk menyadarkan betapa pentingnya sekolah dan mengejar cita-cita.
5.Tema Novel :
Novel ini bertema semangat sekolah dan mengejar cita-cita untuk membahagiakan Orang tuanya.
6.Sinopsi Novel :
Langit tempat bergantungnya semua pengharapan, cita-cita, dan butuh ribuan sayap untuk menerbangkannya. Bisa dimulai dari mendaki bukit, lalu mencapai puncak, menggapai awan kecil yang akan menghantarkannya ke langit kuasa.
Awan Rojo Panemun, selalu mengingat pesan sang ibu yang begitu melekat...bahwa kesahajaan lelaku berilmu itu penting,padahal sama sekali tidak tahu.
Kesombongannya hanya akan berbuah bencana, setiap melangkah tetap menundukan kepala, meski sesekali menegakkannya untuk menatap masa depan. Baginya, guru terbaik tetap sang ibu. Meski kelak jauh keberadaannya, menjadi siapa dan apa pun kelananya, istana terindah tetap rumah kecil yang penuh cinta dengan sang ibu sebagai ratu.
Sekolah, menimba ilmu dari sumur pengetahuan tetaplah sebuah keputusan  tepat untuk melanjukan langkah ke depan. Siapa pun berhak untuk menggantungkan dan meraih cita-cita di hamparan langit-Nya.
7.Kelebihan :
Menggunakan bahasa daerah, ada lagunya, mengajarkan cara membuktikan berbakti kepada orang tua.
8.kekurangan :
Covernya tidak terlalu menarik, terlalu banyak bahasa Jawa sehingga pembaca yang bukan berasal dari suku Jawa akan bingung dan sulit mengerti.

C. Penutup
1.Simpulan :
Novel ini memotivasi untuk giat belajar, berbakti kepada orang tua, tidak putus asa, dan tangguh.
2.Saran :
Covernya di buat semenarik mungkin, terus memotivasi pelajar dengan cara menulis novel yang lebih baik lagi untuk kedepannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi Novel House Of Lavender By: Shafa Istighfari Az-zahra

resensi novel amelia by: syakila sita

Resensi Novel Silam (Rafika Baby Maylanny)